Friday, August 2, 2013

Tak.. Tak.. Tak.



Tak – Tak – Tak
Bunyinya Menghentak
Seperti Anjing yang menyalak
Juga ketika gigi saling beradu menggertak
tak..itu bunyinya

Lalu hening..
kamu lucuti satu persatu
ssshhhh...katamu
mulutku bungkam tapi hatiku tidak
tanganku mengepal, mataku menatapmu nyalang

lalu aku pun merintih dan kamu merasa menang
aku mengerang kamu senang
aku menangis kamu tergelak
permainan usai dan kamu lunglai

tanganku pegal memegang daging tak bertulang
aku mual hendak muntah ketika semua berjejal di mulutku
tak lebih kental dari ingus
tak lebih cair dari air

kuusap pahaku, cairan di mana-mana
bercampur dengan air mata
hingga sukar kubedakan
mana benih mana hasil

di mana kalian?ibu..ayah
di mana Kau Tuhan
ini ketiga kalinya
rok seragam sekolah berwarna merah harus basah
bukan karena air tapi merah seperti darah

penjaga sekolah itu tertawa
satu lagi bocah kena mangsa
aku menangis terbata

tak..tak...tak
suara itu terdengar lagi
aku terpejam, berharap Tuhan mencabut nyawaku saat ini
hingga tak lagi harus kurasai perih yang hebat di selangkangan



cibiru, 4 Juli 2013





No comments:

Post a Comment