Monday, March 24, 2025

Rumah

26 Februari 2025

Hampir dua bulan saya menempati rumah baru, yang berbentuk kotak, berukuran dua puluh delapan meter persegi. Warna putih mendominasi seluruh sudut, ada banyak jendela dan menghadap semua arah mata angin memberi kesan luas, terbuka dań terang. 

Saat ini, penghuni tetap rumah adalah kami berenam. Saya, Dy, dan anak-anak berkaki empat, Gato, Alpha, Cello dan Edo. Halamannya yang luas menjadi tempãt bermain kami.

Barang yang sedikit adalah siasat kami agar rumah kecil ini menjadi nyaman untuk ditinggali. Tak banyak distraksi, hanya ada kekosongan.  Semua benda terlihat dan jelas kegunaannya,  dibutuhkan dan dipakai berulang kali. 

Letaknya di desa, suasananya masih alami, segar, tenang dan sunyi. Sawah membentang luas, banyak pepohonan, warna hijaunya menyejukkan mata. Langitnya jernih, jika hari cerah, awan-awan putih bergumpal akan menari-nari, saling berkejaran. Sore datang dengan membawa warna orange kemerahan yang menyala. Tiba waktunya malam, ada pertunjukan bintang yang banyak bisa dilihat mata telanjang dan planet yang terang dan jelas, menemani bulan, menambah keindahan dalam gelap. 


Thursday, March 13, 2025

Menemukan Jalan Pulang

Desember 2024


Dalam hitungan hari, seluruh manusia di bumi akan merayakan malam pergantian tahun. Tahun berganti, angka berubah. Ini selalu menjadi peristiwa sakral yang dinanti karena seringkali dijadikan penanda perubahan kehidupan seseorang. 

Bagi saya, tahun baru kali ini menjadi berbeda. Tak lagi menikmatinya sebagai malam gemerlap yang penuh cahaya kembang api, tetapi menjadi pengingat sejauh mana jiwa ini telah bertumbuh. 

2024 tahun yang istimewa, karena sepanjang yang saya ingat proses pencarian diri menjadi terang benderang. Sebenarnya, semua dimulai pada tahun 2022 ketika proses pemulihan luka batin. Seiring trauma dan kekacauan dalam hidup saya pelan-pelan pulih, banyak pintu mulai terbuka. Bukan hanya diri tetapi saya akhirnya menemukan jalan pulang.

Pulang menjadi suatu hal yang menakutkan karena banyak yang tak tahu jalannya. Terperangkap dalam kebahagiaan semu tanpa disadari sampai melekat hingga tak mau jika kepastian itu tiba. Hanya sedikit yang yakin kemana jiwa ini pergi setelah kematian.