Kelenjar mata...inilah yang membuat mataku selalu mengeluarkan cairan, cairan yang lebih dikenal dengan sebutan air mata. entah kenapa produksi air mataku melimpah, dan ini yang aku syukuri, karena air matalah sahabat setiaku, setia tanpa mengenal ruang dan waktu, saat aku sedih, dia hadir menemaniku, mencengkramku kuat, dan dia kemudian akan menenangkanku, selalu seperti itu, saat letupan emosi jiwa ini tak tertahankan oleh hati....maka kelenjar mata ini refleks melakukan tugasnya, mendekapku kuat, membiarkan aku mengeluarkan semua amarah, sepuasnya, sangat sabar...menanti emosiku stabil
tapi kesabarannya ini yang membuat aku menjadi akrab dengannya, salah satu keunggulannya, dia gak pernah menghakimi, itulah kenapa aku sebut dia sahabat setiaku, dia seolah ditugaskan hanya untuk menenangkanku...
dan lagi2..kali ini aku bercengkrama dengannya lama...sekali, sangat lama...bahkan sampai terisak, kelenjar ini pun kewalahan menahan emosiku, dia keluar sebagaimana aku mengeluarkan seluruh sedihku...
sebenarnya aku ingin jujur, aku lelah bersahabat denganmu, lelah selalu bercanda denganmu, lelah bercengkarama denganmu...adakah waktunya..untukku lepas darimu??
mungkin sejenak ketika ini terlontar dariku, kau akan sedih, kau akan kehilangan sahabatmu, tapi aku yakin setelahnya kau akan gembira, melihatku...selalu tertawa, aku janji tak akan mengacuhkanmu, aku masih butuh kamu, banyak hal bahagia yang ingin aku bagi denganmu...
untuk saat ini, lepaskan genggamanmu...aku ingin menikmati hariku tanpa kamu...karena setelah aku bercanda denganmu, mataku selalu perih, sangat perih, hatiku sangat sakit, dadaku selalu bergejolak, sehingga otakku tak dapat bekerja dengan maksimal...
aku..mohon...
jangan genggam aku lagi...
tolong sampaikan pesanku ini, kepada orang yang mengirimmu menjadi sahabatku, kepada orang yang selalu membuatku terjatuh, kepada orang yang seenak udelnya ngomong, tanpa pernah tau ada hati yang terluka saat itu, kepada orang yang selalu membuat aku butuh kamu, tolong sampaikan pada mereka semua...aku lelah....
sangat lelah...
mudah2an mereka mengerti, dan tak pernah menyuruhmu lagi menggenggamku...
suatu saat aku akan berbagi denganmu dalam bahagia bukan sedih, aku janji, aku akan menghampirimu...
(aku..ketika sedang dicengkram kuat olehmu)
mencoba melepaskan genggaman tapi kau malah makin erat menggemgamku...
aku lelah...
aku terkulai...lemas...tanpa jiwa, kosong...
Saturday, December 6, 2008
==Saat Lelah Tiba==
Kelenjar mata...inilah yang membuat mataku selalu mengeluarkan cairan, cairan yang lebih dikenal dengan sebutan air mata. entah kenapa produksi air mataku melimpah, dan ini yang aku syukuri, karena air matalah sahabat setiaku, setia tanpa mengenal ruang dan waktu, saat aku sedih, dia hadir menemaniku, mencengkramku kuat, dan dia kemudian akan menenangkanku, selalu seperti itu, saat letupan emosi jiwa ini tak tertahankan oleh hati....maka kelenjar mata ini refleks melakukan tugasnya, mendekapku kuat, membiarkan aku mengeluarkan semua amarah, sepuasnya, sangat sabar...menanti emosiku stabil
tapi kesabarannya ini yang membuat aku menjadi akrab dengannya, salah satu keunggulannya, dia gak pernah menghakimi, itulah kenapa aku sebut dia sahabat setiaku, dia seolah ditugaskan hanya untuk menenangkanku...
dan lagi2..kali ini aku bercengkrama dengannya lama...sekali, sangat lama...bahkan sampai terisak, kelenjar ini pun kewalahan menahan emosiku, dia keluar sebagaimana aku mengeluarkan seluruh sedihku...
sebenarnya aku ingin jujur, aku lelah bersahabat denganmu, lelah selalu bercanda denganmu, lelah bercengkarama denganmu...adakah waktunya..untukku lepas darimu??
mungkin sejenak ketika ini terlontar dariku, kau akan sedih, kau akan kehilangan sahabatmu, tapi aku yakin setelahnya kau akan gembira, melihatku...selalu tertawa, aku janji tak akan mengacuhkanmu, aku masih butuh kamu, banyak hal bahagia yang ingin aku bagi denganmu...
untuk saat ini, lepaskan genggamanmu...aku ingin menikmati hariku tanpa kamu...karena setelah aku bercanda denganmu, mataku selalu perih, sangat perih, hatiku sangat sakit, dadaku selalu bergejolak, sehingga otakku tak dapat bekerja dengan maksimal...
aku..mohon...
jangan genggam aku lagi...
tolong sampaikan pesanku ini, kepada orang yang mengirimmu menjadi sahabatku, kepada orang yang selalu membuatku terjatuh, kepada orang yang seenak udelnya ngomong, tanpa pernah tau ada hati yang terluka saat itu, kepada orang yang selalu membuat aku butuh kamu, tolong sampaikan pada mereka semua...aku lelah....
sangat lelah...
mudah2an mereka mengerti, dan tak pernah menyuruhmu lagi menggenggamku...
suatu saat aku akan berbagi denganmu dalam bahagia bukan sedih, aku janji, aku akan menghampirimu...
(aku..ketika sedang dicengkram kuat olehmu)
mencoba melepaskan genggaman tapi kau malah makin erat menggemgamku...
aku lelah...
aku terkulai...lemas...tanpa jiwa, kosong...
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment