Tuesday, September 2, 2008

Letter 4 U......my friend

Kamu yang selalu membuat jantungku berdegup kencang ketika melihatmu, ketika mengobrol denganmu, ketika mendengar suaramu, ketika mendengar orang2 membicarakanmu, dan ketika tak sengaja kita bertatapan mata. Bukan, bukan karena aku sedang jatuh cinta padamu, bukan juga aku mempunyai rasa sayang yang berlebih kepadamu, melainkan rasa kecewa yang mendalam, rasa sakit hati yang kamu sebabkamn, yang akupun gak tau kapan luka dihati ini akan sembuh...analoginya jika kau tancapkan paku pada balok kayu dan kau cabut kembali paku itu, tetap paku akan meninggalkan bekas...pada balok kayu itu...gak sesempurna bentuk awalnya. Sama halnya denganku maaf tidak akan pernah bisa menghapus luka ini,..meskipun sampai saat ini kata maaf tidak pernah terucap dari mulutmu... Aku...MARAH, Aku benci, dan terlebih aku sangat kecewa padamu..berulang kali kamu melakukan kesalahan, menyakitiku, tapi tak pernah sekalipun kamu meminta maaf, mungkin mulutmu terlalu indah jika kau nodai dengan kata maaf, betapa angkuh dirimu, betapa maha sempurnanya kamu dengan gak pernah meminta maaf kepada orang yang telah kamu sakiti... Hidup adalah pilihan, begitu pula dengan hidup ku, dan kamu gak berhak ikut campur didalamnya, kamu gak berhak menjudge, bahkan kamu gak berhak untuk bersuara mengomentari setiap apa yang aku lakukan... Yang aku mau saat ini, adalah meredakan gejolak darahku, meredakan amarahku, meredakan deru nafasku, meredakan tatapan sinisku, meredakan cacian dan makian dari mulutku, meredakan degup jantungku, dan meredakan kuatnya nafsu marahku ketika aku bertemu kamu..aku ingin meredakan itu semua, karena bagiku kau tetap seseorang yang pernah dekat, meski tak dekat, yang baik, meski tak baik, dan yang perhatian meski tak pernah tau cara menyampaikan perhatian yang benar. Saat ini aku hanya ingin damai denganmu, damai dengan perasaanku dan damai dengan hidupku. Berharap ad bisikan yang menyampaikan pesan ini kepadamu, hingga matamu terbuka, semua indramu bekerja, dan gak menunggu waktu untuk meminta maaf kepada sahabatmu, untuk semua kesalahan yang telah kau lakukan, meski maafnya dirapel gak apa2... Dan akupun demikian, maaf buat kesalahan dan tindakan yang telah aku lakukan, aku tulus mengucapkan ini...maaf adalah kata sederhana yang bisa merubah perang jadi damai, benci jadi cinta, marah jadi sayang...dan hati yang beku jadi cair. Aku menunggu kata maafmu sahabat. With Love

No comments:

Post a Comment